Surat Utang Pemerintah Sebanyak Rp13,66 T, Dibeli BI Sejak Awal 2021
Kamis, 21 Januari 2021 20:14 WIB
Share
Logo Bank Indonesia. Foto: Kompas.com/Sakina Rakhma Diah Setiawan

Teras Bekasi – Bank Indonesia (BI) mencatat total dari pembelian Surat Berharga Negara (SBN) per 19 Januari 2021 sejumlah Rp13,66 triliun. Dilakukannya pembelian surat utang adalah suatu kebijakan lanjutan dari hasil kesepakatan antara pemerintah dan BI pada 2020, untuk mengembalikan ekonomi nasional akibat tertekan oleh virus Covid-19.

"Terdiri dari mekanisme lelang utama Rp9,18 triliun dan Rp4,48 triliun melalui mekanisme lelang tambahan atau greenshoe option," tutur Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil rapat dewan gubernur BI yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (21/01/2021).

Pembelian surat utang pemerintah di tahun ini, menurut Perry merujuk atas perpanjangan kesepakatan yang merujuk atas Surat Keputusan Bersama (SKB) I, dan telah diterbitkan pada 16 April 2020.

Dilansir dari CNN Indonesia, kesepakatan tersebut awalnya menegaskan atas pembelian surat utang pemerintah oleh bank sentral yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Namun, kesepakatan dilanjutkan menjadi 31 Desember 2021.

Walaupun diperpanjang, ketentuan pembelian masih tetap sama; BI membeli hanya saat pasar tak dapat menyerap semua lelang dari surat utang. BI menjadi non competitive bider.

Di sisi lain, BI hanya dapat membeli dengan masksimal 25 persen untuk SBN dan maksimal 30 persen untuk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), BI juga membeli lelang tambahan dan private placement.

"Ini komitmen kami bersama menteri keuangan," tambahnya. (wte)

Reporter: Terasbekasi3
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler