Kominfo Telah Sah Blokir TikTok Cash, Situs Jajakan Uang dengan Tonton Video
Rabu, 10 Februari 2021 15:07 WIB
Share
Ilustrasi TikTok Cash. Sumber Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
Teras Bekasi, Jakarta – Pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan telah sah memblokir situs TikTok Cash. TikTok Cash merupakan situs yang menjajakan mendapat uang usai menonton video yang ada di aplikasi TikTok.

"Kominfo telah melakukan pemblokiran terhadap situs tiktokecash.com. Media sosial TikTok Cash juga sedang dalam proses blokir," jelas Juru Bicara (Jubir) Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, dikutip dari Antara, Rabu (10/2/2021).

Diakuinya, Kominfo menyebut alasan pemblokiran sebagai "transaksi elektronik yang melanggar hukum".

Diketahui, sebagaimana dilansir dari Antara, situs tiktokecash.com masih dapat diakses siang ini, pengelola situs dalam notifikasi yang muncul di laman utama mengatakan mereka mendapat "serangan/berita palsu" usai mendulang keberhasilan menarik minat publik.

Pernyataan itu, mengatasnamakan TikTok Cash Asia Pasifik, menyampaikan jika sedang berkoordinasi dengan penegak hukum untuk kasus tersebut.

Lebih lanjut, situs TikTok Cash menjajakan sejumlah uang kepada pengguna usai menonton video di platform video singkat TikTok itu. Situs tersebut mengaku selaku platform "yang menghubungkan pengguna Tiktok dengan ekonomi selebriti internet".

Namun sebelum mendapatkan uang, pengguna internet harus mendaftar ke situs tersebut antara lain dengan menyertakan nomor ponsel dan alamat email pengguna.

Di dalamnya, mengutip dari CNN Indonesia, TikTok Cash menjajalkan paket keanggotaan seperti "pekerja sementara" seharga Rp89.000 dengan masa berlaku delapan hari sampai dengan paket "general manajer" seharga Rp49.999.000 masa berlaku 365 hari.

Keterangan dari pimpinan komunikasi TikTok Indonesia, Catherine Siswoyo mengklarifikasi jika situs tersebut tak berafiliasi dengan platform TikTok. "Baru-baru ini, kami mengetahui bahwa ada situs web yang menggunakan nama TikTok dan meminta uang dari pengguna. Situs web ini sama sekali tidak terafiliasi dengan TikTok. Kami tidak akan dan tidak pernah meminta uang dari Anda," terang Catherine.

Setelah itu, TikTok mengimbau guna pengguna mereka berhati-hati terhadap tawaran seperti itu. Karena pihaknya tak bekerja sama dengan situs tersebut. (fka)

Halaman
1 2
Reporter: Terasbekasi1
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler