Mobil yang Diasuransikan Bisa Klaim Asuransi Perbaikan Terdampak Banjir
Minggu, 21 Februari 2021 22:28 WIB
Share
Ilustrasi Mobil Pasca Terendam Banjir. Sumber Foto: Tiara Aliya/detikcom
Teras Bekasi, Jakarta - Banjir kembali melanda beberapa daerah di Jabodetabek khususnya pun di wilayah Bekasi. Kerugian finansial pun tak bisa dipungkiri, harta benda seperti kendaraan mobil seolah dibiarkan terendam. Namun ternyata mobil yang diasuransikan bisa mengklaim asuransi tersebut untuk perbaikan kendaraan terdampak banjir.

Untuk mobil yang telah diasuransikan, cara klaimnya untuk perbaikan kendaraan sebagaimana dilansir detik.com, Minggu (21/2/2021), Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Dody Dalimunthe menyebutkan beberapa caranya, sebagai berikut:

Memastikan asuaransi menjamin perluasan risiko banjir

Pihak asuransi akan mengganti kerugian akibat banjir jikalau saat di polis asuransi telah termasuk perluasan jaminan. Melansir dari laman Gardaoto, asuransi kendaraan bermotor dibagi berdasarkan dua jenis, asuransi all-risk (comprehensive) dan Total Loss Only (TLO).

Bagi asuransi mobil all-risk, secara pertanggungjawaban, pihak perusahaan akan membayar klaim guna segala jenis kerusakan, berlaku untuk kerusakan ringan, rusak berat, sampai kehilangan dalam kecelakaan lalu lintas.

Tak sama dengan asuransi all risk, asuransi Total Loss Only (TLO), hanya menjamin risiko akibat pencurian dan kerusakan jika biaya perbaikan diperkirakan sama dengan atau melebihi 75% dari harga kendaraan sesaat sebelum kerugian. Asuransi TLO dipilih sebab harga premi yang relatif lebih murah daripada premi asuransi all risk. Meski lebih murah, kamu tak dapat mengklaim asuransi TLO bila kerusakan yang dialami kurang dari 75%. Bahkan jika mobil kamu hanya lecet sedikit pun, asuransi tak dapat diklaim.

Jangan dulu menghidupkan kendaraanmu

Bilamana mobil sudah dalam posisi terendam banjir, jangan langsung menghidupkan mesin. Mesin terendam banjir bila dihidupkan dinyalakan bisa mengakibatkan korsleting pada aki atau baterai. Di samping itu, air banjir yang masuk ke dalam mesin dapat merusak komponen yang ada di dalamnya.

"Jangan memaksakan menyalakan atau mengendarai mobil yang mesinnya kemasukan air karena banjir," sebut Dody.

Menghubungi Perusahaan Asuransi

Baiknya kamu menghubungi bengkel resmi untuk mengecek kendaraan yang terendam banjir. Bahkan pelanggan disarankan guna menghubungi perusahaan asuransi penerbit polis guna mendapatkan arahan lebih lanjut mengenai proses klaim perbaikan mobil yang terendam banjir tersebut. "Jika sudah sesuai, maka bisa menghubungi perusahaan asuransi penerbit polis untuk mendapatkan petunjuk proses selanjutnya," beber Dody.

Halaman
1 2
Reporter: Terasbekasi1
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler