Perbaikan dan Pelebaran Jalan Serang Baru – Cibarusah Bekasi Tak Jua Terealisasi, Warga Keluhkan Macet Setiap Hari
Rabu, 21 April 2021 14:02 WIB
Share
Ilustrasi perbaikan dan pelebaran jalan yang tak kunjung terealisasikan. Sumber Foto: Radar Bekasi
Teras Bekasi - Proses perbaikan dan pelebaran di Jalan Serang Baru – Cibarusah, Kabupaten Bekasi tak jua terealisasi. Padahal, jalan itu termasuk jalan yang pada kendaraan.

Kejelasan terkait rencana perbaikan dan pelebaran Jalan Serang Baru-Cibarusah oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat justru hingga kini belum ada.

Alhasil, dari segi pembebasan lahan pun turut belum terlihat di lapangan. Sehingga, kemacetan panjang setiap hari tak terhindari di jalan tersebut.

“Kondisi jalan rusak seperti ini sudah berlangsung sejak 2018 lalu. Bahkan rencana pembebasan lahan untuk pelebaran jalan tak kunjung dilakukan, bagaimana mau dilakukan pembangunan?” ungkap warga Perumahan Serang Baru Regency, Yanti (31), belum lama ini sebagaimana dilansir dari Pojok Bekasi.

Perempuan yang merupakan pelaku usaha makanan siap saji itu menilai kondisi itu mengganggu ketika dirinya akan mengantar makanan kepada pelanggannya. Selain macet, keadaan jalan juga rusak parah.

“Saya jualan beberapa jenis makanan. Di antaranya lauk pauk, susu kurma yang diolah di rumah, lalu berkeliling untuk mengantarnya ke pelanggan yang berada di wilayah Serang Baru dan sekitarnya,” jelas Yanti.

Akibat macet dan jalan rusak, ia kerap terlambat untuk mengantar dagangannya ke konsumen, alhasil menyebabkan kerugian sebab tak sedikit yang basi bahkan sampai rusak.

“Memang beberapa bulan lalu, sempat ada kunjungan dari wakil gubernur Jawa Barat ke wilayah ini. Tapi, hingga saat ini belum juga ada realisasi pembangunan jalan seperti yang diharapkan oleh masyarakat,” beber Yanti.

Tak hanya itu, warga sekitar, Udung (34), menyebut bahwa jalan yang sudah rusak parah itu tak segera diperbaki. Alhasil, kondisi itu menjadi salah satu faktor penyebab kamacetan di wilayah tersebut.

“Kami sangat berharap untuk segera diperbaiki. Karena, sosialisasi rencana pembangunan sudah lama digaungkan oleh pemerintah,” harapnya. (fka)

Halaman
1 2
Reporter: Terasbekasi1
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler