Sejarah Istilah Ngabuburit, Siapa yang Pertama Kali Mengenalkan?

Jumat, 23 April 2021 16:17 WIB

Share
Ilustrasi kondisi masyarakat sedang ngabuburit di pasar Ramadhan pinggir jalan. Sumber Foto: Ceritavicky

Namun ternyata dalam acara tersebut banyak orang yang masih merokok, makan, dan minum di depan orang puasa. Terdapat juga penonton yang alih-alih mengenakan pakaian tertutup malah hadir dengan tampilan cukup menggoda. Dari situlah kemudian kita dapat melihat bahwa ngabuburit tak selalu bisa dihubungkan dengan hal-hal berbau Ramadhan karena kata tersebut mempunyai arti sangat umum.

Dengan perkembangan zaman, terjadi pergeseran dalam merayakan ngabuburit di kalangan anak-anak. Dahulu, anak-anak Sunda senang menghabiskan waktu ngabuburitnya dengan mengaji bersama di surau.

Hal tersebut dilakukan semata-mata guna mengisi Ramadhan dengan kegiatan positif. Dan ternyata itu juga merupakan satu trik agar anak-anak tersebut lupa dengan rasa lapar saat berpuasa.

Jika menilik fenomena sekarang, mungkin masih ada anak-anak di daerah-daerah Indonesia yang merayakan ngabuburit dengan cara demikian. Namun sepertinya dapat dilihat pula bahwa banyak dari mereka senang menghabiskan waktu ini dengan berjalan-jalan ataupun bermain. Dan tentunya tak hanya kalangan anak-anak, orang dewasa juga terlihat sangat senang tiap kali menjalankan kegiatan ngabuburit. (fka)

 

 



Halaman
Reporter: Terasbekasi1
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler