Asal Muasal May Day, Hari Buruh Sedunia yang Diperingati Tiap 1 Mei
Jumat, 30 April 2021 18:36 WIB
Share
Ilustrasi buruh sedang demonstrasi memperingati Hari Buruh Sedunia. Sumber Foto: bmvkatedralbogor.org
Teras Bekasi - Besok, Sabtu 1 Mei 2021 merupakan tanggal merah guna memperingati Hari Buruh Internasional. Hari Buruh Internasional/Sedunia atau International Workers’ Day juga kerap dikenal dengan sebutan May Day.

Lantas bagaimanakah sejarah Hari Buruh Internasional/ Sedunia yang kerap diperingati tanggal 1 Mei tersebut?

Sebelum abad ke-19, makna May Day mengacu pada perayaan pergantian musim, ke musim semi (spring) di Amerika Serikat. Melansir dari Nation Today, May Day ini merupakan hari persatuan, kebersamaan, dan kelahiran kembali; hari bagi semua orang guna berkumpul dan merayakan kehidupan.

Sampai bertahun-tahun setelahnya, yakni pada abad ke-19, makna baru May Day muncul. May Day juga dikenal sebagai Hari Pekerja Internasional untuk merayakan hak-hak buruh dan delapan jam kerja sehari di Amerika Serikat.

Sebagaimana dikutip dari Tirto.id, sejarah May Day sebagai hari buruh ini muncul dari sebuah federasi internasional, sebuah kelompok sosialis dan serikat buruh menetapkan yang 1 Mei sebagai hari guna mendukung para pekerja, dalam rangka memperingati Kerusuhan Haymarket di Chicago pada tahun 1886 silam.

Pada abad ke-20, hari libur 1 Mei tersebut mendapat pengesahan resmi dari Uni Soviet, dan juga dirayakan sebagai Hari Solidaritas Buruh Internasional, terutama di sejumlah negara Komunis.

Kendati demikian, Amerika Serikat tak merayakan Hari Buruh pada 1 Mei, tapi pada hari Senin pertama bulan September (1 Mei adalah Hari Loyalitas, hari libur resmi tetapi tak diakui secara luas di Amerika Serikat).

Terdapat beberapa pendapat yang menyatakan bahwa alasannya adalah untuk menghindari peringatan kerusuhan yang terjadi pada tahun 1886, demikian melansir dari laman Office Holidays.

Di sisi lain, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Belanda juga merayakan Hari Buruh pada tanggal yang berbeda; kendati itu ada hubungannya dengan bagaimana liburan itu berasal di negara-negara tersebut.

Kendati demikian, Asia juga  mempunyai hari buruh. Pada 1 Mei 1918, serikat buruh Kung Tang Hwee Koan memperingati hari buruh sedunia di Surabaya, Jawa Timur. Melansir dari Suara.com, diketahui bahwa perayaan tersebut menjadi yang pertama di Asia.

Halaman
1 2 3
Reporter: Terasbekasi1
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler