Awal Mula Puluhan Warga Perumahan Taman Harapan Baru Medan Satria Terpapar Covid-19

Jumat, 11 Juni 2021 17:53 WIB

Share
Awal Mula Puluhan Warga Perumahan Taman Harapan Baru Medan Satria Terpapar Covid-19
Lingkungan Perumahan Taman Harapan Baru, RT 02/25, Kelurahan Pejuang, Medan Satria, melakukan local lockdown selepas 26 warga terpapar Covid-19 (ist)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 26 orang di lingkungan Perumahan Taman Harapan Baru, RT 02/25, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria terpapar Covid-19. 

Camat Medan Satria, Lia Erlina pun menjelaskan awal mula terjadinya terpapar Covid19 itu.

"Jadi awalnya, ada dua warga tidak enak badan, dia melakukan swab antigen dan positif. Sesuai dengan mekanisme, di warga dia lapor diri bahwa ibu ini yang berdua positif," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (10/6/2021).

Kemudian tim Satgas Covid-19 Kecamatan Medan Satria lansung melakukan 3T yakni tracing (pemeriksaan dini), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan). Dari kegiatan tersebut ditemukan bahwa ibu-ibu tersebut telah menghadiri undangan pernikahan serta arisan keluarga di luar Kota Bekasi.

"Didapatkan bahwa ibu-ibu dari RT 02/25 Kelurahan Pejuang ini telah menghadiri undangan (pernikahan) di luar kota. Dan kemudian mereka juga menghadiri arisan yang kebetulan bukan di Kota Bekasi, kumpulnya di luar kota juga, sehingga akhirnya didapatlah ditemukan 26 orang terdiri dari 9 kepala keluarga (terpapar Covid-19)," jelasnya.

"Jadi intinya ada ibu-ibu yang menghadiri undangan. Yang menghadiri undangan lalu di antara setelah menghadiri undangan ada dua orang yang tidak enak badan. Lalu dilakukan swab, positif, baru kita tracing. Akhirnya ketahuan oleh kita, bahwa mereka sudah menghadiri undangan," imbuhnya.

Sebelumnya kata dia, pihaknya sudah mengimbau agar warga di lingkungan Kecamatan Medan Satria tidak pergi ke luar kota guna mencegah terjadinya penularan virus Covid-19, namun ternyata tetap saja ada yang abai terhadap imbauan itu.

"Kami sebetulnya di Satgas Kecamatan Medan Satria  diperintahkan oleh Satgas kota, Pak Wali Kota, kita harus konsisten melakukan 3T, dan ini memang warga sudah kita lakukan imbauan sosialisasi tapi dia melakukan di luar kota," ujarnya.

Informasi terkini, lokasi kejadian telah dilakukan local lockdown, selain itu, pada rumah warga yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 juga diberikan tanda plang yang menyatakan 'Sedang melakukan isolasi mandiri dari tanggal 9 Juni 2021 hingga 19 Juni 2021. (Cr02) 

Reporter: Terasbekasi
Editor: Terasbekasi
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar