Dua Minggu Menghilang, Gofar Hilman Akhirnya Buka Suara 

Jumat, 25 Juni 2021 08:14 WIB

Share
Dua Minggu Menghilang, Gofar Hilman Akhirnya Buka Suara 
Gofar Hilman (Instagram/@Pergijauh)

Teras Bekasi – Gofar Hilman akhirnya buka suara, usai sejumlah tudingan pelecehan seksual ditujukan kepadanya.

Gofar angkat bicara terkait dugaan pelecehan seksual, melalui akun YouTube Gofar Hilman, Kamis (24/6/2021). Gofar pun beberkan alasannya kenapa baru angkat bicara.

Selama menghilang, ia mengaku berusaha untuk menyikapi masalah ini dengan serius, karena Gofar akui tak mau salah langkah.

"Jadi selama 2 minggu ini gue berdiam diri, gue tidak membenarkan hal itu. Tapi karena gue ingin lebih fokus, lebih nggak gegabah, daripada koar-koar, lebih baik gue fokus apa yang sedang terjadi, karena hal ini sangat serius dan gue menanganinya dengan serius juga," sambungnya, dilansir Poskota.co.id dari YouTube Gofar Hilman, Kamis (24/6/2021).

Gofar Hilman mengaku masih menunggu wanita yang mengaku sebagai korban pelecehan seksual itu untuk buka pembicaraan dengannya.

"Dan sampai sekarang kami masih menunggu dari pihak terkait untuk membuka diri kesediaannya kita berkomunikasi, ya kami masih menunggu. Semoga dapat respons yang baik dari niat baik kami," ujarnya.

Gofar Hilman terseret tudingan pelecehan seksual kepada pemilik akun Twitter bernama @quweenjojo atau Nyelaras.

Sang wanita di dalam akun Twitternya mengaku tubuhnya pernah digerayangi Gofar sampai merasakan mati rasa dan tak bisa bergerak.

Demi menegaskan bahwa dirinya tak melakukan pelecehan seksual, pria berusia 38 tahun itu siap menyelesaikan semuanya lewat jalur hukum.

“Konfirmasi mereka bilang bahwa gue gak melakukan seperti yang dituduhkan tsb. Biar sama-sama enak, gue siap menyelesaikan masalah ini sebaiknya sih secara hukum, tapi kalau ada usulan lain gue siap mendiskusikan masukannya. karena melibatkan fitnah pake nama gue di sini,” pungkasnya.(POSKOTA/AR)

Reporter: Terasbekasi1
Editor: Terasbekasi1
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar