DIOR Bawa Kembali Trend Rok Mini Dalam Rancangan Terbaru Pasca Pandemi

Kamis, 30 September 2021 16:24 WIB

Share
DIOR Bawa Kembali Trend Rok Mini Dalam Rancangan Terbaru Pasca Pandemi
DIOR kembali bawa trend rok mini dalam pertunjukan fashionnya di Paris pasca pandemi (Shutterstock/REX)

Teras Bekasi – Era baru membutuhkan tampilan yang baru. Setelah satu dekade ketika hemline Below The Knee mendominasi mode dunia, Christian Dior memulai catwalk Paris pasca-pandemi pertama dengan membawa kembali rok mini.

Sebelum pertunjukan live skala penuh pertamanya sejak Maret 2020, direktur kreatif, Maria Grazia Chiuri, mengatakan setelan rok mini, tunik pendek, dan gaun shift dengan mantel pendek yang serasi yang mendominasi catwalknya, walaupun nampak juga beberapa gaun malam panjang menghiasi catwalk tersebut.

“Dua tahun terakhir sangat intens, dan ada gagasan bahwa mungkin kita harus meninggalkan mode yang sekarang, karena dampaknya terhadap planet ini.” Ujar Chiuri.

“Tapi fashion selalu konstan dalam hidup kita. Ini bukan hanya tentang pertunjukan catwalk. Itu adalah sesuatu yang kita semua adalah bagian darinya.” Ungkapnya.

Pertunjukan dihiasi dengan 85 model yang berjalan di catwalk. Selain enam gaun panjang, semuanya dalam siluet pendek baru.

Ada mantel warna-warna pisang model double-breasted yang dikenakan dengan sandal Mary Jane hitam mengkilap yang rata, dua potong sporty dalam satin ring tinju, gaun shift limau dengan chevron monogram.

“Saya suka rok mini, ini mewakili revolusi dan semangat pemuda. Dan saya sangat menyukai ide-ide generasi muda, saat ini.”kata Chiuri di belakang panggung.

Chiuri, yang roknya sepanjang betis telah dipuji karena membawa siluet dewasa yang dapat dikenakan ke mode kelas atas, mengatakan rok mini cocok untuk semua orang.

“Ketika saya bekerja dengan Mr Valentino, dia selalu mengatakan bahwa rok mini hanya untuk wanita muda. Tapi saya tidak setuju dengan dia. Siapa pun bisa memakainya, selama tidak di musim dingin.” Ujar Chiuri.

Chiuri mengatakan bahwa dia ingin memberi penghormatan kepada Marc Bohan, salah satu pendahulunya di kursi panas Dior.

Halaman
Reporter: Terasbekasi1
Editor: Terasbekasi1
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar