Turunkan Harga Menjadi Rp 14 Ribu, Stok Minyak Goreng Menjadi Langka

Minggu, 30 Januari 2022 19:04 WIB

Share
Turunkan Harga Menjadi Rp 14 Ribu, Stok Minyak Goreng Menjadi Langka
Turunkan Harga Menjadi Rp 14 Ribu, Stok Minyak Goreng Menjadi Langka (Ist.)

Teras Bekasi - Keberadaan minyak goreng Rp14 ribu mulai mengalami kelangkaan di sejumlah wilayah di Indonesia. Kondisi ini membuat aparat kepolisian memutuskan untuk turun tangan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan, kepolisian akan mengecek ke sejumlah pasar tradisional atau minimarket untuk mencari tahu penyebab kelangakaannya.

"Yang pasti ini adalah sesuatu yang harus kita solusikan dan menjadi atensi dan kebijakan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat," kata Ady saat dihubungi wartawan, Minggu (30/1/2022).

Selain mengecek pasar, pihaknya juga akan mengecek tempat pendistribusiannya. Bila nantinya ditemukan pengusaha yang melakukan pelanggaran seperti penimbunan, Ady memastikan, pihak kepolisian akan menindak tegas.

"Kemungkinan ada penimbunan dan pidana lainnya, kita akan berkerja sama dengan pihak terkait," ungkapnya.

Sebelumnya, kelangkaan minyak goreng terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.  Salah satunya di gerai minimarket wilayah Jakarta Barat.

Tak ayal, sebanyak 12 dus minyak goreng ludes terjual dalam waktu setengah hari. Hal ini membuat sejumlah warga resah lantaran tidak kebagian jatah.

"Satu shift, dari pagi sampai siang bisa habis 12 dus," ucap salah satu pegawai minimarket kawasan Palmerah, Jakarta Barat yang tidak ingin disebutkan namanya saat ditemui wartawan belum lama ini.

Menurutnya, banyak warga yang menyangka bahwa ada harga promo minyak goreng di minimarket tempat dia bekerja. Padahal sejatinya harga tersebut telah ditetapkan oleh pemerintah sejak Rabu, 19 Januari 2022 kemarin.

"Jadi pas (stok minyak) dikeluarkan, orang orang pada datang, kadang satu keluarga pada datang jadi satu satu dapet. Jadi orang belinya langsung banyak," pungkasnya.

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar